Desa Fatuteta
Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang
Solusi Ketahanan Pangan Rumah Tangga: Mahasiswa KKN 3T UNEJ Gelar Pelatihan Program PELITA KUPANG di Desa Fatuteta

FATUTETA, KUPANG (22 Juli 2026) — Dalam upaya menjawab tantangan keterbatasan air di pemukiman warga, tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 3T Universitas Jember (UNEJ) sukses merelisasikan program kerja bertajuk PELITA KUPANG (Pemanfaatan Limbah Air Tangga untuk Ketahanan Pangan) di Desa Fatuteta, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Program ini digagas atas dasar observasi kebutuhan lokasi yang menunjukkan adanya keterbatasan pasokan air rumah tangga di tiap pemukiman. Melalui PELITA KUPANG, limbah air sisa aktivitas domestik dapur yang biasanya terbuang sia-sia dimanfaatkan secara optimal menjadi sumber irigasi produktif.
Program PELITA KUPANG dilaksanakan melalui bentuk sosialisasi dan pelatihan langsung kepada warga Desa Fatuteta. Kelompok mahasiswa KKN 3T UNEJ mendampingi warga dalam mempraktikkan pembuatan lahan ketahanan pangan sederhana yang ditempatkan persis di dekat area pembuangan limbah air rumah tangga.
Untuk memastikan penerapan program berjalan optimal dan dapat diaplikasikan dengan oleh masyarakat banyak, tim KKN 3T UNEJ merealisasikan program ini secara langsung di 3 lahan percontohan yang tersebar di wilayah strategis, yaitu:
Lahan Percontohan Dusun 1
Lahan Percontohan Dusun 2
Lahan Percontohan Dusun 3
Dengan penataan lahan tersebut, air bekas aktivitas rumah tangga dapat terserap maksimal oleh media tanam. Area ini selanjutnya ditanami vegetasi yang tahan terhadap kondisi iklim setempat serta kaya akan manfaat harian.
Dampak Nyata bagi Kemandirian Pangan Warga
Terlaksananya program kerja PELITA KUPANG memberikan dampak (output) langsung bagi masyarakat Desa Fatuteta:
Penyediaan Bahan Pelengkap Masakan: Warga dapat memanen serai dan seledri secara mandiri dari pekarangan rumah untuk menghemat pengeluaran dapur.
Pemanfaatan Obat Herbal Keluarga: Hasil tanaman dapat dimanfaatkan sebagai bahan racikan obat tradisional/herbal keluarga.
Edukasi Lingkungan Sederhana: Warga mendapatkan pengetahuan praktis mengenai tata cara mengolah limbah air rumah tangga menjadi sarana bercocok tanam yang higienis dan produktif.
Apresiasi dan Keberlanjutan Program
Masyarakat Desa Fatuteta menyambut antusias sosialisasi dan pelatihan ini. Inovasi PELITA KUPANG dinilai sangat aplikatif karena tidak memerlukan modal besar dan mampu memanfaatkan sumber daya air yang ada di sekitar tempat tinggal.
Melalui pelaksanaan program ini, tim mahasiswa KKN 3T UNEJ berharap setiap rumah tangga di Desa Fatuteta dapat mereplikasi pembuatan lahan PELITA KUPANG secara mandiri dan berkelanjutan demi mewujudkan ketahanan pangan keluarga
